Saat Organisasi Buddhis Theravada Maṅgala (OBTM) telah berdiri kurang lebih sekitar 3 bulan, Saudara Sutoyo Raharto selaku Pendiri dan Ketua Umum OBTM mulai merasakan perlunya dibuat sebuah logo bagi organisasi Buddhis Indonesia di Tiongkok. Selain sebagai simbol, logo ini juga berguna untuk keperluan surat menyurat dan legalitas OBTM.

Para pendiri OBTM mulai mencari sumber inspirasi yang berkaitan dengan ikon lokasi yang identik dengan Buddhisme di Beijing, tempat didirikannya OBTM. Kebetulan salah satu dari stupa emas yang menyimpan relik gigi Sang Buddha dan masih tersimpan dengan baik di dunia tepat berada di Kota Beijing. Relik gigi yang tersimpan berlokasi di Lingguang Temple, Badachu Park. Maka ditetapkanlah stupa emas yang menyimpan relik gigi Sang Buddha sebagai inspirasi lambang OBTM dan juga sekaligus sebagai simbol penghormatan atas ajaran Sang Buddha.

 

Evolusi Logo OBM

 

Setelah mengumpulkan sumber inspirasi untuk pembuatan logo, pada tanggal 2 Februari 2002 ide desain yang telah dirumuskan dibawa kepada seorang guru pengajar dari Beijing Language and Culture College yang akrab dipanggil dengan sapaan Mr. Chen. Mr. Chen adalah seorang ahli ukir cap batu yang terkenal di kalangan pelajar Indonesia yang membantu menggambar sketsa awal logo OBTM. Sketsa tersebut disempurnakan oleh Saudara Vincent Liu hingga akhirnya diukir oleh Mr. Chen di atas cap batu. Pada mulanya, hasil huruf “T” pada cap tersebut kurang terlihat sempurna sehingga Mr. Chen kembali membantu memperbaiki ukiran cap tersebut. Begitu pula pada tahun 2003, saat Organisasi Buddhis Theravada Maṅgala berganti nama menjadi Organisasi Buddhis Maṅgala (OBM), Mr. Chen kembali membantu membuat ukiran cap untuk Organisasi Buddhis Maṅgala.

Semakin banyaknya OBM cabang yang mulai berdiri di kota-kota di Tiongkok, pada tanggal 9 September 2006, OBM mengadakan rapat besar yang dihadiri oleh Bhiksu Bhadra Pala selaku Pembina OBM, beserta Dewan Senior serta Pengurus OBM Kota Beijing, Shanghai, dan Guangzhou. Dengan pertimbangan berdirinya OBM di berbagai kota di luar Kota Beijing, maka dibuatlah 1 (satu) lambang untuk menyatukan OBM seluruh Tiongkok. Berdasarkan pertimbangan tersebut, maka diputuskan untuk menggantikan aksara Mandarin 北京 (Běi Jīng) pada lambang sebelumnya menjadi 吉祥 (Jí Xiáng) yang artinya berkah utama. Untuk logo setiap OBM cabang, diputuskan tetap menggunakan aksara Mandarin kuno sesuai dengan nama kota tempat OBM cabang berada.

 

Anatomi Logo OBM